Anggota Bawaslu RI, Fritz Edward Siregar menyebut masalah daftar pemilih tetap (DPT) selalu muncul dalam Perselisihan Hasil Pilkada di Mahkamah Konstitusi (MK).
Fenomena menarik pilkada di tengah pandemi memang tidak cukup dipungkasi dengan penyusunan laporan akhir secara formal semata. Tetapi juga perlu kajian serius untuk bisa disajikan ke publik.
Di Bawaslu, partisipasi tidak cukup dilihat dari kedatangan pemilih ke Tempat Pemungutan Suara (TPS), tetapi kehendak masyarakat untuk mengawasi dan melaporkan dugaan pelanggaran. Di Surabaya, laporan dari masyarakat lebih banyak dari temuan pengawas. Bagaimana ceritanya?
Tidak cukup dengan menyajikan informasi secara cepat di laman virtual, tetapi juga secara aktif melayani permohonan informasi yang dilayangkan oleh publik. Sepanjang tahun 2020, Bawaslu se-Jawa Timur menerima 39 permohonan informasi.