Anggota Bawaslu Republik Indonesia, Totok Hariyono meminta Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di lingkungan Bawaslu Jatim untuk terus meningkatkan kompetensi kepemiluan.Hal ini ia sampaikan saat menjadi pembina Apel Senin, 24 Agustus 2026 di kantor Bawaslu Jatim.
Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Jawa Timur mengunjungi Universitas Negeri Surabaya (Unesa) untuk membahas kolaborasi pengembangan Desa Tangguh Demokrasi, sebuah model pemberdayaan masyarakat yang menyasar penguatan ketahanan demokrasi sekaligus inklusi sosial di tingkat desa.
Bagian Hubungan Masyarakat, Data dan Informasi (Humas Datin) Bawaslu Provinsi Jawa Timur menggelar Rapat Krida untuk mengevaluasi sekaligus membahas progres pelaksanaan sejumlah program kerja, pada Rabu (19/08/2026) di Surabaya.
Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Jawa Timur mendatangi Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Kependudukan (DP3AK) Provinsi Jawa Timur, pada Rabu (19/8/2026).
Ketua Bawaslu Provinsi Jawa Timur A. Warits menegaskan, penguatan pengawasan partisipatif oleh masyarakat merupakan bentuk investasi sosial yang akan menentukan kualitas demokrasi di masa mendatang.