Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Jawa Timur menegaskan bahwa partisipasi masyarakat menjadi kunci untuk memperkuat pengawasan tahapan pemilihan umum dan pemilihan kepala daerah.
Bawaslu Provinsi Jawa Timur menerima kunjungan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dalam kegiatan Entry Meeting Pemeriksaan Kinerja Pendahuluan atas Pelaksanaan Kegiatan Non-Tahapan Pemilu Tahun 2025 dan Semester I Tahun 2026, Senin (3/8/2026).
Bawaslu Provinsi Jawa Timur mendapatkan apresiasi dari Bawaslu Republik Indonesia sebagai provinsi dengan jumlah Pegawai Negeri Sipil (PNS) terbanyak yang telah menyelesaikan unggah data Aparatur Sipil Negara (ASN) hingga mencapai 100 persen.
Bawaslu Provinsi Jawa Timur kembali menyelenggarakan Nge-RAWON (Ngobrol Bareng Pengelola BMN) sebagai upaya meningkatkan kapasitas sumber daya manusia dalam pengelolaan Barang Milik Negara (BMN), pada Kamis, 30 Juli 2026