Rapat Krida Humas Datin, Evaluasi dan Rancang Strategi Konten dan Penguatan Data di September 2026
|
Bawaslu Provinsi Jawa Timur terus memperkuat kinerja kehumasan dan pengelolaan data melalui Rapat Krida Humas dan Data Informasi (Datin). Rapat tersebut membahas evaluasi selama Agustus sekaligus menyusun sejumlah langkah strategis untuk meningkatkan kualitas publikasi dan pengelolaan informasi bulan September, pada Rabu (2/9/2026) di Ruang Lantai 2 Kantor Bawaslu Jatim
Koordinator Divisi Humas dan Datin Bawaslu Provinsi Jawa Timur, Dwi Endah Prasetyowati, menekankan pentingnya perencanaan yang lebih terukur dalam menjalankan agenda Humas dan Datin. Menurutnya, setiap kegiatan perlu memiliki timeline yang jelas agar pelaksanaan maupun publikasinya dapat dipersiapkan dengan baik.
“Timeline kalender kegiatan selama September 2026 harus dipersiapkan dengan baik. Dengan begitu, setiap agenda dapat dipetakan sejak awal, termasuk kebutuhan dokumen dan materi publikasinya,” ujar Dwi Endah.
Pada bidang Datin, rapat membahas sejumlah agenda yang perlu segera ditindaklanjuti. Salah satunya adalah persiapan dokumen SAQ serta kelengkapan administrasi lainnya, termasuk surat keterangan dan dokumen pendukung yang diperlukan.
Selain itu, jajaran Humas Datin mulai mempersiapkan pelaksanaan Cangkrukan Demokrasi yang direncanakan berlangsung pada September. Untuk tema dan narasumber kegiatan tersebut masih dalam tahap penyusunan.
“Untuk Cangkrukan bulan September, tema dan narasumber masih menyusul. Yang terpenting sekarang dipersiapkan timeline dan kebutuhan pendukungnya,” jelasnya.
Staf Datin juga diminta mencari informasi terkait penyedia jasa Bahasa Isyarat Indonesia untuk memberikan layanan bagi penyandang disabilitas.
“Kita coba cari informasi yang cepat untuk memberikan layanan bahasa isyarat di Bawaslu Jatim,” kata Dwi Endah.
Selain itu, rekapitulasi Rumah Data menjadi salah satu pekerjaan yang perlu terus diperbarui. Pengelolaan data tersebut diharapkan dapat memberikan informasi yang lebih tertata dan mudah dimanfaatkan untuk kebutuhan kelembagaan maupun publikasi.
Dorong Memperbanyak Konten Edukasi
Sementara di bidang Humas, Dwi Endah meminta dilakukan evaluasi terhadap klasifikasi konten yang telah diproduksi selama dua bulan terakhir, khususnya periode Juli-Agustus 2026. Evaluasi tersebut diperlukan untuk melihat proporsi konten edukasi yang telah dipublikasikan.
Menurutnya, dalam dua bulan ke depan konten edukasi perlu diperbanyak, terutama konten yang berkaitan dengan literasi demokrasi dan informasi kepemiluan. Salah satu isu yang dapat diangkat adalah edukasi mengenai hoaks, mulai dari pengertian hingga cara masyarakat mengenali dan menyikapinya.
“Konten edukasi harus diperbanyak dalam dua bulan ke depan. Salah satunya tentang hoaks, apa itu hoaks dan bagaimana cara mengenalinya. Targetnya minimal 60 persen dalam satu tahun dan kita dorong agar sampai Oktober ini semakin terpenuhi,” ungkapnya.
Selain edukasi, Dwi Endah juga mendorong agar konten lain yang lebih variatif. Salah satunya melalui konten quotes pimpinan yang diproduksi secara rutin.
“Seminggu sekali harus ada quotes dari semua pimpinan. Tidak harus selalu dalam bentuk flyer, bisa juga dikemas dalam bentuk video sehingga lebih menarik dan variatif,” tuturnya.
Dalam aspek pemberitaan, Dwi Endah menetapkan target agar seluruh agenda kelembagaan yang memenuhi unsur pemberitaan dapat dipublikasikan secara optimal pada September. Target berita tersebut diharapkan mencapai 100 persen sesuai dengan Surat Edaran.
“Untuk berita, target bulan September harus 100 persen. Setiap kegiatan yang memang memiliki nilai berita harus dapat ditindaklanjuti dan dipublikasikan,” tegasnya.
Dwi Endah berharap sejumlah langkah tersebut dapat membuat kerja Humas dan Datin semakin terencana, terukur, dan konsisten. Penguatan konten edukasi, pemberitaan, media sosial, serta pengelolaan data menjadi bagian penting dalam membangun komunikasi publik Bawaslu yang informatif dan mudah dipahami masyarakat.
“Yang kita bangun bukan hanya banyaknya konten, tetapi bagaimana informasi yang kita sampaikan benar-benar memberikan edukasi dan manfaat bagi masyarakat,” pungkasnya.
Penulis: Acik