Totok Minta PPPK di Jatim Tingkatkan Kompetensi di Masa Non-Tahapan
|
Anggota Bawaslu Republik Indonesia, Totok Hariyono meminta Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di lingkungan Bawaslu Jatim untuk terus meningkatkan kompetensi kepemiluan.
Hal ini ia sampaikan saat menjadi pembina Apel Senin, 24 Agustus 2026 di kantor Bawaslu Jatim.
"Saya minta teman-teman sekretariat yang PPPK untuk meningkatkan kompetensinya. Terutama kompetensi teknis di Bawaslu. Seperti teknis penyelesaian sengketa, penanganan pelanggaran, pencegahan dan partisipasi masyarakat," ujar Totok.
Penguatan pada tiga aspek teknis tersebut dinilai krusial mengingat kompleksitas tugas pengawasan pemilu yang terus berkembang. Menurut Totok, kompetensi teknis ini menjadi fondasi utama agar setiap pegawai mampu merespons dinamika kepemiluan secara cepat dan tepat.
Tidak berhenti pada aspek teknis kelembagaan, Totok juga menyoroti pentingnya jenjang pendidikan formal bagi pegawai PPPK. Ia mendorong agar pegawai yang saat ini masih berpendidikan setingkat SMA untuk melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi.
"PPPK yang masih lulusan SMA ayo lanjutkan pendidikan. Ayo kuliah minimal S-1. Yang sudah senior, ayo PPPK diajari yang baru dilantik ini," kata Totok.
Melalui Apel pada Senin, Totok berharap seluruh jajaran sekretariat dapat menjadikan momentum awal pekan sebagai pengingat untuk terus berbenah dan meningkatkan profesionalisme kerja. Peningkatan kompetensi SDM, menurutnya, merupakan investasi jangka panjang yang akan berdampak langsung pada kualitas pengawasan pemilu ke depan.
Penulis: Acik