Bawaslu Jatim memulai pertemuan tatap muka Sekolah Kader Pengawasan Partisipatif (SKPP)di 4 kabupaten yang ada di pulau Madura (3/05). Generasi muda di daerah ini memiliki nalar kritis, keinginan untuk berpartisipasi, dan asa pemilu yang lebih baik. Bagaimana keseruannya? Berikut liputannya.
Setelah mengikuti tahap E-Learning berupa pembelajaran via audio visual, sebanyak 1.696 peserta Sekolah Kader Pengawasan Partisipatif (SKPP) dari Jawa Timur dinyatakan lulus dan bisa mengikuti rangkaian tahapan kedua berupa Webkusi dengan komisioner Bawaslu di Jawa Timur.
Anggota Bawaslu RI, Fritz Edward Siregar menyampaikan bahwa dalam sejarah perhelatan Pemilu di Indonesia belum pernah Pilkada dilakukan dalam kondisi darurat. Namun demikian, Fritz meyakini pengawas Pemilu akan mampu mengawasi Pilkada dalam situasi covid-19.
Melanjutkan tahapan Pilkada dalam suasana new normal membutuhkan persiapan yang matang. Ketua Bawaslu Jawa Timur, Moh Amin mengibaratkan situasi wabah dengan hujan. Sebelum ada hujan, pengawas Pemilu dapat berada dimanapun dan kapanpun dalam melakukan pengawasan.
Anggota Bawaslu RI, Ratna Dewi Pettalolo menyampaikan bahwa tahapan Pilkada yang dilanjutkan menuntut pengawas pemilu untuk terus membangun kekuatan bersama. Baik itu secara personal maupun instutusional. Hal ini ia sampaikan dalam Halal Bi Halal Bawaslu se-jawa Timur, Senin (01/06)