Setelah melalui proses seleksi yang cukup lama, akhirnya terpilih 48.607 Pengawas TPS dari 101.732 pendaftar se Jawa Timur. Dari proses seleksi, 4.705 pendaftar dianggap tidak memenuhi syarat administratif. Sementara sisanya berkompetisi untuk dapat terpilih.
Semakian dekat dengan pemungutan suara pada 9 Desember 2020, Bawaslu Jatim memberikan perhatian khusus pada pengembangan kualitas sumber daya manusia (SDM) di jajaran pengawas tempat pemungutan suara (PTPS).
Politisasi birokrasi untuk kepentingan pasangan calon pilkada harus dicegah bersama. Aparatur Sipil Negara (ASN) memang seyogianya tetap menjalankan fungsi sebagai pelayan publik. Godaan menjaga netralitas tantangan berat pilkada 2020.
Kontestasi pilkada yang kian ketat berhadapan dengan komitmen untuk tetap menjaga protokol kesehatan (prokes). Di tengah tegasnya upaya pengawas pemilu menjaga prokes, tantangan di lapangan tidak mudah. Penyelenggara juga berhadapan dengan intimidasi dan kekerasan verbal.
Anggota Bawaslu RI, Fritz Edward Siregar menyampaikan bahwa saat menyusun keterangan tertulis bukan hanya untuk menjawab pokok permohonan saja. Tetapi sebagai the final performance kerja pengawasan pilkada.