Tahapan pilkada di Jawa Timur memasuki rekapitulasi perolehan suara. Anggota Bawaslu RI, Mohammad Afifuddin mengapresiasi pengawas pilkada di Jawa Timur yang telah mengawasi pemungutan suara pada 9 Desember lalu dengan baik.
Selesai sudah pemungutan suara pada 9 Desember 2020, namun bukan berarti pilkada telah usai. Koordinator Divisi Pengawasan Bawaslu RI, Moh Afifudin mengunjungi Bawaslu Kabupaten Mojokerto mengevaluasi pengawasan pemungutan suara yang telah dilakukan.
Berdasarkan data yang masuk dan diinput oleh Pengawas Kelurahan/Desa dan Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS) di Aplikasi Sistem Pengawasan Pemilu (Siwaslu), Bawaslu se-Jatim menemukan dugaan pelanggaran di 4.365 TPS ketika masa tenang, lalu dugaan pelanggaran saat persiapan pemungutan suara d
54.652 Pengawas Pilkada se-Jawa Timur mengawasi pelaksanaan pemungutan suara. Koordinator Divisi Pengawasan Bawaslu Jatim, Aang Kunaifi memiliki sejumlah catatan dan temuan tentang pemungutan pada 09 Desember siang tadi.
Tahapan krusial pilkada adalah pemungutan dan penghitungan suara. Sebelumnya, Bawaslu telah merilis Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) dan Tempat Pemungutan Suara (TPS) rawan. Basis data inilah yang digunakan untuk pengawasan langsung ke TPS di Jawa Timur.