Lompat ke isi utama

Berita

Ely : ASN Harus Kuat Iman dari Godaan Pilkada 2020

Ely : ASN Harus Kuat Iman dari Godaan Pilkada 2020

Politisasi birokrasi untuk kepentingan pasangan calon pilkada harus dicegah bersama. Aparatur Sipil Negara (ASN) memang seyogianya tetap menjalankan fungsi sebagai pelayan publik. Godaan menjaga netralitas tantangan berat pilkada 2020.

Koordinator Divisi Hubungan Masyarakat, Nur Elya Anggaraini mengajak ASN di Jatim untuk menguatkan iman dari godaan untuk tidak netral dalam pilkada 2020. Hal ini ia sampaikan saat mengisi Ruang Pilkada yang bertajuk ASN, Jangan Kemana-mana di TV 09, Rabu siang (11/11).

“ASN memang jangan kemana-mana. Kembali ke khittah sebagai pelayan masyarakat. Harus kuat iman dari godaan tidak netral pada pilkada 2020,” terang Ely.

Alumni Universitas Jember ini menilai birokrasi adalah pengendali kebijakan dan pelaksana anggaran. Keberadaannya yang urgen diharapkan tidak digunakan untuk menguntungkan salah satu pasangan calon dalam pilkada.

“Anggaran bantuan sosial misalnya itu jangan dipersonalisasi untuk kepentingan salah satu calon pilkada,” terangnya.

Bagi perempuan kelahiran Bangkalan ini, ASN memiliki hak pilih tetapi tidak boleh menunjukkan dukungan.

“ASN itu sebenarnya punya hak pilih. Tetapi tidak boleh menujukkan dukungan terhadap pasangan calon pilkada. Baik itu di media sosial. Apalagi mendekati partai politik untuk kepentingan pilkada 2020. Itu tidak boleh dilakukan,” tambah Ely

Untuk itu, Ely mengajak seluruh pihak turut menjaga netralitas ASN.

“Kami mengajak pasangan calon dan tim sukses untuk tidak menggunakan ASN demi pemenangan. Kami berharap ASN untuk tidak kemana-mana. Media seperti TV 9 kami harap terus menyuarakan netralitas ASN. Tentu juga
partisipasi masyarakat penting mengawasi netralitas ASN,” pungkas Ely.

toast

Media Sosial

news

Lokasi Bawaslu Provinsi

tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle
tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle