Lompat ke isi utama

Pengawasan

Artikel

Artikel

Pemilu dan Generasi Muda: Memilih Pemimpin atau Memilih Popularitas?

Mengenal calon pemimpin saat ini tidak perlu lagi menunggu wajah mereka terpampang di baliho raksasa, flyer, atau televisi. Melalui gesekan jempol di layar ponsel pada aplikasi media sosial seperti TikTok, Instagram, dan YouTube, para kandidat dapat dikenal seketika. Namun kemudahan visual ini memicu pertanyaan kritis: apakah kita mengenal mereka karena kapasitas kepemimpinannya, ataukah sekadar popularitas digital yang dipoles rapi?

Frekuensi Demokrasi: Memahami Noise Publik di Platform Instagram Bawaslu Jatim

Setiap pesan di media sosial memiliki frekuensinya sendiri. Ada yang jernih, ada yang terganggu noise. Di ruang digital, banyaknya penonton belum tentu berbanding lurus dengan tingkat pemahaman. Justru di tengah tingginya atensi, gangguan informasi sering ikut masuk. Fenomena ini tampak jelas pada akun Instagram Bawaslu Jawa Timur.

Ketika Suara Menjadi Angka: Menakar Keadilan dalam Matematika Demokrasi

Demokrasi sering kali dipahami sebagai sebuah sistem di mana rakyat memegang peran utama dalam menentukan arah kebijakan negara melalui pemilihan umum dan suara mayoritas. Namun, di balik keriuhan kontestasi politik tersebut, ada satu prinsip dasar yang sangat sederhana tetapi fundamental, yaitu setiap individu memiliki satu suara yang nilainya sepenuhnya setara. Jika dilihat dari sudut pandang matematika, demokrasi murni bekerja mirip dengan operasi penjumlahan sederhana.

toast

Media Sosial

news

Lokasi Bawaslu Provinsi

tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle
tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle