Bawaslu Provinsi Jawa Timur meluncurkan buku berjudul “Kebijakan Strategis dan Program Divisi Pencegahan dan Partisipasi Masyarakat Bawaslu Provinsi dan Bawaslu Kabupaten/Kota se-Jawa Timur Tahun 2026” pada 12 Maret 2026.
Anggota Bawaslu, Totok Hariyono mendorong pengawas pemilu se-Jawa Timur untuk memperkuat konsolidasi demokrasi besama dengan rakyat. Hal ini ia sampaikan saat mengisi Ngabuburit Pengawasan di Jatim, Rabu, 11 Maret 2026.
Demokrasi di berbagai belahan dunia saat ini sedang menghadapi tantangan serius. Banyak negara mengalami kemunduran kualitas demokrasi akibat meningkatnya praktik korupsi, manipulasi politik, hingga menurunnya kepercayaan publik terhadap institusi negara.
Pesta demokrasi sering kali meninggalkan residu yang memuakkan di tingkat tapak. Salah satu yang paling purulen adalah praktik pencatutan identitas warga negara ke dalam Sistem Informasi Partai Politik (Sipol).