Melanjutkan tahapan Pilkada dalam suasana new normal membutuhkan persiapan yang matang. Ketua Bawaslu Jawa Timur, Moh Amin mengibaratkan situasi wabah dengan hujan. Sebelum ada hujan, pengawas Pemilu dapat berada dimanapun dan kapanpun dalam melakukan pengawasan.
Anggota Bawaslu RI, Ratna Dewi Pettalolo menyampaikan bahwa tahapan Pilkada yang dilanjutkan menuntut pengawas pemilu untuk terus membangun kekuatan bersama. Baik itu secara personal maupun instutusional. Hal ini ia sampaikan dalam Halal Bi Halal Bawaslu se-jawa Timur, Senin (01/06)
Tahapan Pilkada akan dilanjutkan pada 15 Juni 2020. Sementara kasus positif Covid-19 di Jawa Timur terus meningkat. Ketua Bawaslu Jawa Timur, Moh Amin menyampaikan kepada pengawas ad hoc untuk menyiapkan strategi dan metode pengawasan dalam situasi new normal.
Anggota Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat RI, Johan Budi menjelaskan dibalik keputusan tahapan Pilkada dilanjutkan pada 15 Juni 2020 salah satunya mengacu pada surat dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 yang mengizinkan dengan syarat menggunakan protokol kesehatan.
Pengawas pemilu menghadapi dilema. Satu sisi harus mengawasi Pilkada pada 09 Desember 2020 dan disisi lain harus menjaga keselamatan jiwa dari covid-19. Terdapat 270 daerah yang akan menggelar Pilakda.