Antusiasme peserta dari Jatim dalam ajang Kompetisi Debat Penegakan Hukum Pemilu 2025 yang diselenggarakan oleh Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Republik Indonesia tahun ini mencapai rekor baru.
Anggota Bawaslu Jatim, Dwi Endah Prasetyowati mengajak pengawas pemilu se-Jawa Timur untuk menerapkan etika di dunia digital.Hal ini ia sampaikan saat sambutan dalam Cangkruan Demokrasi Edisi ke-13 pada Senin, 13 Oktober 2025.
Dalam upaya untuk mewujudkan akuntabilitas keuangan di lingkungan pengawas pemilu, Anggota Bawaslu Jatim meminta Bawaslu di 38 Kabupaten/Kota untuk mencegah tiga perilaku menyimpang.
Anggota Bawaslu Jatim, Nur Elya Anggraini mengungkapkan bahwa komitmen atas akuntabilitas keuangan yang dipraktekkan di lingkungan pengawas pemilu adalah dengan mendorong perubahan perilaku dan meningkatkan inovasi keuangan.
Kabar baik dari penguatan kelembagaan Bawaslu Provinsi Jawa Timur. Dari 38 Bawaslu Kabupaten/Kota, kini 20 sekretariat telah menjadi satuan kerja (satker). Hal ini disampaikan oleh Yusuf saat mengisi peer learning volume 08 pada Senin, 13 Oktober 2025.