Media sosial kini menjadi sarana penting untuk meningkatkan kinerja kehumasan. Bawaslu berlomba lomba meningkatkan komunikasi yang efektif lewat media sosial dengan masyarakat.
Sampai dengan tanggal 08 Mei tahun 2020, 19 Bawaslu Kabupaten/Kota yang menyelenggarakan Pemilihan Kepala Daerah se-Jatim setidaknya telah memproses sejumlah 40 dugaan pelanggaran yang terdiri dari 19 pelanggaran administrasi, 15 hukum lainnya, dan sisanya (6) bukan pelanggaran.
Apapun sarana yang digunakan, Bawaslu Jatim terus meningkatkan partisipasi masyarakat dalam melakukan pengawasan. Belum cukup dengan Sekolah Kader Pengawasan Partisipatif (SKPP) Daring, kali ini Bawaslu Jatim melakukan Goes to Campus secara daring pula. Yang dimasuki adalah kelompok mahasiswa.