Gayung bersambut. Jika selama ini Bawaslu yang berinisiatif menguatkan pendidikan politik, kini itikad itu malah datang dari senat mahasiswa (SEMA) Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang yang melibatkan Bawaslu dalam proses demokrasi di kampus. Menariknya lagi, tidak hanya wacana.
Anugerah Keterbukaan Informasi Publik yang diterima Bawaslu dengan predikat Lembaga Non-Struktural Informatif beberapa hari lalu merupakan kemenangan seluruh keluarga besar Bawaslu.
Anggota Bawaslu, Mohammad Afifuddin mengingatkan seluruh anggota Bawaslu Provinsi dan Kabupaten/Kota agar mewaspadai tren pencurian data. Hal itu disampaikan Afifuddin saat Rapat Koordinasi Data dan Informasi Bawaslu dalam Rangka Persiapan Pemilu Tahun 2024, di Jakarta (29/10).
Semangatnya sama dengan metode baru. Bawaslu Trenggalek mengadakan pesantren kilat pengawas partisipatif, Selasa (26/10/2021)
Ketua Bawaslu Trenggalek Ahmad Rokhani mengungkapkan bila pesantren kilat pengawasan terinspirasi dari sistem pendidikan pesantren.
Berturut-turut selama 4 tahun Bawaslu meraih predikat sebagai lembaga informatif. Bahkan pada tahun 2021, Bawaslu mendapat peringkat pertama sebagai lembaga nonstruktural paling informatif dengan skor 98,50. Meningkat 1,9 dari tahun sebelumnya.