Inovasi kembali dilakukan oleh Bawaslu. Setelah memiliki Sistem Pengawasan Pemilu (Siwaslu), Selasa pagi (27/04/2021) meluncurkan Sistem Jaringan Informasi Hubungan Antar Lembaga (SiJari), di Bogor.
Sekitar 170 juta penduduk Indonesia adalah pengguna media sosial. Jumlah yang cukup besar ini menjadi saluran aktivitas ekonomi dan politik. Ketua Bawaslu Jawa Timur, Moh Amin mengibaratkan dunia digital dengan celurit yang memiliki dampak positif dan negatif.
Dunia digital yang merambah cepat ke dunia politik menjadi perhatian pengawas pemilu. Karena tidak hanya membawa sisi positifnya saja, tetapi juga dampak negatif yang perlu diantisipasi. Seperti misinformasi, disinformasi dan malinformasi yang berpotensi merusak kualitas demokrasi.
Bawaslu se-Jawa Timur berlomba-lomba menghadirkan konten positif di media sosial. Setelah Bawaslu Kabupaten Pasuruan yang menayangkan Ngabuburit Pengawasan, kini Bawaslu Kota Kediri dan Gresik juga telah menayangkan kuliah tujuh menit (kultum).
Apa yang ditanam hari ini akan dituai esok hari. Kamis kemarin (22/04) Bawaslu Bojonegoro telah meneken kerjasama dengan Pengurus Daerah Pemuda Muhammadiyah Bojonegoro dalam menumbuh-kembangkan pengawasan partisipatif. Penandatanganan kerjasama dilakukan di Kantor Bawaslu Bojonegoro.