Memang tidak salah saat Bawaslu Jatim memiliki program dengan tajuk santri mengawasi. Karena santri juga ternyata mampu berpikir kritis terhadap demokrasi.
Anggota Bawaslu Jatim, Totok Hariyono mengungkapkan bahwa salah satu persiapan yang dilakukan untuk meminimalisir potensi sengketa dalam pemilu 2024 adalah dengan mengajak anak muda berperan dalam pengawasan partisipatif. Hal ini ia ungkap di Radio Blambangan, Jumat (24/09/2021).
Guna persiapan pemilu dan pilkada 2024, Bawaslu Jatim perkuat pengawasan dan antipolitik uang di Desa Duren Kecamatan Sawahan Kabupaten Nganjuk, Kamis (23/09/2021). Desa ini merupakan binaan Bawaslu Nganjuk. Tahun 2018 lalu menyelenggarakan pilkada tanpa politik uang.
Sekolah Kader Pengawas Partisipatif (SKPP) yang diselenggarakan oleh Bawaslu RI dan diletakkan pada 8 titik di Jatim telah usai. Dimulai dari Gresik, Bojonegoro, Sidoarjo, Kota Batu, Jombang, Pasuruan, Madiun dan berakhir di Mojokerto pada 21 September 2021.
Kreativitas kembali lahir dari pengawas pemilu perempuan di Jawa Timur. Mulai Jumat tanggal 24 September 2021 nanti akan memulai arisan cerita parapuan.