Pengadaan dan distribusi logistik pemilu merupakan bagian penting dalam proses demokrasi di Indonesia. Setiap kertas suara yang dicetak dan didistribusikan harus dikawal dengan benar dan baik.
Keterbukaan informasi bagi lembaga publik adalah keniscayaan. Untuk itu Bawaslu Jatim terus meningkatkan inovasi untuk memudahkan publik dalam mengakses informasi.
Dalam rangka penataan dan pengelolaan arsip yang baik, Bawaslu Jatim melakukan pemusnahan 46.098 dokumen yang sebarannya ada provinsi dan 38 Kabupaten/Kota, pada Selasa (017/10/2023) di Bandilan Sidoarjo.
Jelang tahapan kampanye Pemilu 2024, Bawaslu Jatim berkolaborasi dengan Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (UMSIDA) memperkuat pemahaman pemilih pemula dengan menggelar diskusi tentang Undang-Undang Pemilu yang berkaitan dengan tahapan Kampanye, pada Kamis (12/10/2023) di Sidoarjo.
Menghadapi pemilu 2024 yang semakin dekat, Ketua Bawaslu Provinsi Jawa Timur, A. Warits memerintahkan seluruh jajaran pengawas dari tingkat Kabupaten/Kota hingga Kelurahan/Desa untuk memaksimalkan pengawasan.