Lompat ke isi utama

Berita

Orientasi PPPK Bawaslu Provinsi Resmi Ditutup, Nilai Pre Test 60, Melonjak 90 saat Post Test

penutupan orientasi

Anggota Bawaslu Jatim, Dewita Hayu Shinta (tengah), Rifdah (kiri) saat penutupan orientasi PPPK Bawaslu Provinsi Jatim, pada Jumat, 26 Juni 2026 di Kantor Bawaslu Jatim

Orientasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Jawa Timur resmi berakhir pada Jumat, 26 Juni 2026. Selama lima hari penuh, 22–26 Juni 2026, sebanyak 15 peserta mengikuti pembekalan intensif dengan metode Blended Learning, perpaduan pembelajaran tatap muka (luring) dan platform digital berbasis Learning Management System (LMS).

Program yang dirancang untuk memperkuat kompetensi dan pemahaman tugas pokok aparatur baru ini dinilai berhasil melampaui ekspektasi panitia. Hal itu tercermin jelas dari lonjakan signifikan hasil evaluasi peserta.

Nilai Melonjak Drastis, Rata-Rata Capai 90

Data evaluasi yang dihimpun panitia menunjukkan perkembangan yang mencolok. Pada sesi pre-test di awal orientasi, terdapat peserta dengan nilai serendah 60. Namun setelah mengikuti seluruh rangkaian materi, hasil post-test memperlihatkan transformasi nyata nilai terendah naik ke angka 78, rata-rata keseluruhan menembus 90, bahkan terdapat peserta yang meraih nilai sempurna 100.

"Alhamdulillah, acara Orientasi PPPK Bawaslu Provinsi dengan Metode Blended Learning berjalan luar biasa selama 5 hari. 15 peserta mengikuti setiap sesi dengan penuh semangat. Baik materi yang disampaikan secara luring, maupun yang diikuti melalui LMS," ujar Rifdah, Subkoor SDM dan sekaligus Panitia Orientasi, usai penutupan kegiatan.

Ia menambahkan, lonjakan nilai tersebut bukan sekadar angka.

"Hasil pre-test dan post-test menunjukkan perkembangan signifikan. Ini membuktikan bahwa tingkat pemahaman peserta terhadap materi terserap secara maksimal," tegasnya.

Blended Learning, Formula Baru Orientasi ASN

Metode blended learning yang diterapkan dalam orientasi ini merupakan pendekatan yang memadukan sesi tatap muka langsung dengan akses materi mandiri melalui platform LMS. Pendekatan ini memungkinkan peserta belajar secara fleksibel namun tetap terstruktur, sebuah formula yang terbukti efektif dalam mendongkrak daya serap materi secara signifikan.

Dengan tuntas diselenggarakannya orientasi ini, 15 PPPK Bawaslu Provinsi kini dinyatakan siap mengemban tugas dan berkontribusi aktif dalam pengawasan pemilu yang tahapannya akan dimulai pada 2027 nanti.

Penulis: Acik

Foto: Gress

toast

Media Sosial

news

Lokasi Bawaslu Provinsi

tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle
tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle