No Women No Demokrasi (Tidak ada demokrasi tanpa perempuan; red), adalah kata pembuka dari Anggota Bawaslu Republik Indonesia, Ratna Dewi Pettalolo, dalam kegiatan Sosialisasi Pengawasan Partisipatif Kelompok Perempuan dan Penandatanganan Kerja sama antara Bawaslu Jatim dan Universitas Muhammadiy
Penyelesaian Sengketa untuk Bakal Calon Perseorangan Pilkada terus berjalan. Bawaslu Jatim terus mendampingi jalannya musyawarah dalam penyelesaian sengketa hingga berakhir dengan putusan.
“Kampanye†bakal calon kepala daerah dan wakil kepala daerah di sejumlah media massa (cetak/elektronik/online) mulai mengemuka. Di Jawa Timur, Jawa Tengah, Sulawesi Selatan dan beberapa daerah lain mulai bermunculan iklan-iklan yang bertugas memperkenalkan visi misi bakal calon.
Dalam rangka untuk melibatkan kelompok akademisi dalam pengawasan partisipatif, kali ini Bawaslu Jatim turun langsung melakukan silaturrahim dan penajajakan Memorandum of Understanding (MoU) ke ujung timur pulau Madura.