Wapres : Pilkada Jangan Jadi Sumber Perpecahan
|
jatim.bawaslu.go.id - Jakarta. Selasa: (25/02) Dalam Peluncuran IKP Bawaslu RI di Jakarta, Wakil Presiden Republik Indonesia, KH Ma’ruf Amin mengimbau agar pelaksanaan Pilkada di seluruh Indonesia tidak dijadikan sebagai sumber perpecahan. Baginya, perbedaan partai harus disikapi dengan saling menghormati dengan tidak bermusuhan.
“Saya sering menyampaikan, bahwa perbedaan itu sesuatu yang harus saling dihormati. Perbedaan agama pun harus dihormati ‘lakum dinukum waliadin’. Begitu juga perbedaan partai harus dihormati. Kita tidak boleh bermusuhan. Pilkada 2020 nanti juga sudah tentu akan ada perbedaan calon kepala daerah, dan diharapkan tidak perlu dijadikan sumber perpecahanâ€, ungkapnya.
Amin mengingatkan bahwa Indonesia adalah negera kesepakatan. Harus dijaga dan dilindungi dari ancaman. “Kesepakatan sebagai satu konsesus nasional. Sehingga kita tidak boleh melanggar persatuan. Makanya tidak boleh menciderai, namun harus dihormati bagi kita semua warga Indonesiaâ€, jelasnya.
Masih menurut Amin, Pilkada yang akan digelar di 9 Provinsi, 37 Kota, 224 Kabupaten harus dilakukan dengan jujur. “Pemilihan ada yang menang dan yang kalah. Mari kita Ciptakan Pemilu yang kondusif sehingga akan melahirkan demokrasi yang jujurâ€, terangnya lebih rinci.
Untuk itu, dalam Pilkada Amin berharap tidak ada money politik, hoax, ujaran kebencian dan SARA.
“Jangan sampai terjadi money politik atau sering disebut dengan NPWP (Nomer Piro Wani Piro), Jangan ada hoaxs, Jangan ada ujaran kebencian, dan jangan sampai terjadi hal-hal yang merusak proses demokrasi seperti politisasi SARAâ€, pungkasnya.