Temukan Pojok Pengawasan di Perpusda Kota Probolinggo
|
Lembaga yang punya otoritas ilmiah untuk menginformasikan dunia pengawasan pemilu hanya Bawaslu. Demikian yang berulang disampaikan oleh Koordinator Divisi Hubungan Masyarakat, Nur Elya Anggraini dalam banyak pertemuan dengan pengawas pemilu di Jawa Timur.
Pernyataan itu menemukan momentumnya saat Bawaslu Kota Probolinggo menyerahkan 56 buku tentang dunia pemilu dan pengawasan kepada Perpustakaan daerah (perpusda) yang ditandai pula dengan diresmikannya Pojok Pengawasan di Perpusda, Rabu malam, 04 Nopember 2020.
Ketua Bawaslu Kota Probolinggo, Azzam Fikri mengungkapkan bahwa penyerahan buku ke perpusda diharapkan bisa memudahkan masyarakat Kota Probolinggo dalam mencari literasi tentang dunia pemilu dan pengawasan.
“Anak muda dan mahasiswa yang ingin mencari referensi tentang dunia kepengawasan bisa datang ke Pojok Pengawasan yang ada di Perpusda,†terangnya.
Selain di Perpusda, Azam juga bercerita bila terdapat ruang khusus Pojok Pengawasan di kantor.
“Jadi kami punya dua Pojok Pengawasan. Satu di Perspusda dan satunya lagi di kantor. Dua lokasi Pojok Pengawasan ini sebagai ruang interaksi antara Bawaslu dengan masyarakat,†ungkapnya.
Dalam cerita Azzam, bahwa di Perpusda Kota Probolinggo masih minim referensi buku tentang pemilu dan pengawasan. Penyerahan buku dari Bawaslu menambah koleksi dan bermanfaat dalam literasi di Kota Probolinggo.
Diketahui bahwa Penyerahan buku dan peresmian Pojok Pengawasan ini juga dikemas dengan Ngobrol Pintar (Ngopi) dihadiri oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Probolinggo, Ahmad Hudri, Kepala Bidang Perpustakaan Kota Probolinggo, Retno Widosari serta dihadiri pula perwakilan aktivis organisasi kepemudaan. Acara berlangsung dengan protokol kesehatan.