Semarakkan Literasi Politik, Bawaslu Jatim Agendakan Bedah Buku se-Jawa Timur
|
Untuk menyemarakkan literasi politik, Bawaslu Jatim mengagendakan bedah buku tentang demokrasi dan kepemiluan se-Jawa Timur. Ketua Bawaslu Jatim, A. Warits menuturkan bahwa literasi tentang demokrasi masih belum merata.
"Selama ini demokrasi yang kita pelajari banyak soal teknis dan prosedural semata. Bukan tentang bagaimana seharusnya kedaulatan itu diwujudkan," ungkapnya saat menjadi pembina Apel pada Senin, 21 Juli 2025.
Alumni Pondok Pesantren Tebuireng Jombang ini berharap dengan bedah buku se-Jawa Timur akan memberikan edukasi yang lebih komprehensif.
"Buku-buku yang diproduksi oleh Bawaslu Jatim merupakan pengalaman langsung saat mengawasi Pemilu dan Pemilihan. Setiap catatan peristiwa atau hasil pengawasan ini diharapkan akan mampu memberikan kesadaran bersama tentang kedaulatan rakyat yang menjadi inti dari demokrasi itu sendiri," pungkasnya
Diketahui bahwa dalam rentang tahun 2024-2025, Bawaslu Jatim telah menghasilkan 7 buku. Antara lain, Merawat Daulat Rakyat (Digitalisasi Pengawasan sebagai Ikhtiar Membangun Literasi Politik), Mengawasi Demokrasi, Bawaslu Mengawasi, Ronda Demokrasi, Pengawasan dalam Mata Lensa, Antologi Kehumasan (Tak Nampak Tapi Berjejak), dan buku Sekali Berarti Sesudah itu Abadi.