Morning Talk dengan KPU, Bawaslu Kota Probolinggo Soroti Potensi Sengketa Pendaftaran Parpol
|
Penyelenggara pemilu mulai melangkah dengan pasti menyambut tahapan yang direncanakan dimulai Juni 2022. Ketua Bawaslu Kota Probolinggo, Azam Fikri mengungkapkan perlunya mencegah potensi sengketa dalam pendaftaran dan verifikasi partai politik. Hal ini ia sampaikan dalam Morning Talk Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Probolinggo, Rabu (02/03/2024)
"Hasil evaluasi pada Pemilu 2019 lalu saat pendaftaran partai politik masih terdapat kendala ketika penyerahan dokumen, proses upload, verifikasi administrasi dan faktual di lapangan. Kita bersama perlu mencegah adanya kesalahan kecil yang berpotensi menjadi sengketa," tuturnya.
Menurut Azam, perlu persiapan lebih matang agar pendaftaran parpol berjalan lancar.
â€Perlu adanya persiapan yang matang untuk meminimalisir kendala di lapangan bagi peserta pemilu selain komunikasi dan koordinasi yang intensif dengan penyelenggara,†jelasnya
Salah satu yang bisa dilakukan menurut Azam adalah bekerja sesuai dengan Peraturan KPU dan Perbawaslu.
"Di Perbawaslu aturannya bahwa penyerahan dokumen adminitrasi baik pendaftaran maupun pencalonan berkas dari partai politik juga diserahkan kepada Bawaslu. Kami akan bekerja sebaik-baiknya untuk mencegah potensi sengketa antar peserta maupun antara peserta dengan KPU," pungkasnya
Sementara itu, Ketua KPU Kota Probolinggo Ahmad Hudri mengaku akan memberikan sosialisasi massif dan koordinasi dengan stakeholder untuk Pemilu 2024.
"Tahapan pemilu sudah dekat. Nanti akan diawali oleh pendaftaran partai politik calon peserta Pemilu 2024. Kami akan menyampaikan informasi sekecil apapun dan terus berkoordinasi dengan seluruh stakeholder di Kota Probolinggo agar semuanya berjalan lancar," pungkasnya