Lompat ke isi utama

Berita

Kehumasan 4.0, Ely: Harus Menjemput Perubahan

Kehumasan 4.0, Ely: Harus Menjemput Perubahan

Sebagai lembaga negara nonstruktural, Bawaslu harus beradaptasi dengan perkembangan zaman. Koordinator Divisi Hubungan Masyarakat Bawaslu Jatim, Nur Elya Anggraini mendorong pengawas pemilu di 38 Kabupaten/Kota menjemput perubahan untuk memberikan informasi kepada publik. Hal ini ia sampaikan dalam Workshop Kehumasan di Era 4.0 di Banyuwangi, Senin (30/11).

“Jangan terjebak pada zona nyaman. Kita harus menjemput perubahan yang terjadi di luar. Eranya sekarang sudah era video grafis dan youtube. Perubahan-perubahan itu dijemput,” terangnya.

Menghadapi tahun 2021, Alumni Universitas Jember ini mendorong jajarannya untuk meningkatkan kreativitas dan tidak selalu menunggu dari Bawaslu Provinsi.

“Kabupaten/Kota ini harus kreatif dan jangan selalu menunggu kegiatan dari Bawaslu Provinsi. Kreativitas ini akan diuji di 2021. Kita sudah digaji ke publik, kembalikan itu ke publik. Naikkan kepercayaan publik kepada lembaga kita,” terangnya.

Ia mengibaratkan jika website sebagai halaman rumah virtual, maka laman Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) sebagai rumah besar dari Bawaslu.

“Kalau dianggap sebagai wajah, maka banyaklah investasi di wajah. Kalau wajahnya bagus, maka yang lain-lain juga akan bagus. Pakai baju apa saja kalau wajahnya bagus, ya akan bagus terlihatnya,” pungkasnya.

Diketahui bahwa Workhsop Kehumasan 4.0 yang diselenggarakan oleh Bawaslu Jatim bertempat di Banyuwangi diikuti oleh 38 Koordinator Humas di Jawa Timur. Di bedah selama workshop tentang keterbukaan informasi publik, teknik penulisan berita dan desain grafis.

toast

Media Sosial

news

Lokasi Bawaslu Provinsi

tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle
tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle