Jalan Berliku Pengawasan Verifikasi Faktual (1)
|
Naik turun gunung dan keluar masuk hutan tidak lagi sebagai pemanis bahasa. Karena hal ini pula yang dilakukan oleh pengawas pemilu dalam melakukan verifikasi faktual keanggotaan partai politik calon peserta Pemilu 2024 yang mulai dari 14 Oktober 2022 hingga nanti 5 November 2022.
Salah satunya adalah Fauzi. Staf Bawaslu Kabupaten Probolinggo. Ia bercerita dua hari dua malam tidak pulang karena mengawasi verifikasi faktual.
“Sudah dua hari dua malam tidak pulang ke rumah. Saya menginap di Kebun Teh, Desa Andung Biru Kecamatan Tiris. Itu tapal batas antara Kabupaten Probolinggo dengan Jember,†ungkapnya.
Tidak hanya terjalnya jalan yang harus ditempuh, Fauzi bercerita juga sulit mendapatkan sinyal.
“Jalannya sulit ditempuh, lalu sinyal gak ada. Orangnya juga kadang-kadang tidak bisa ditemui. Google maps tak berfungsi dengan baik,†jelasnya.
Fauzi adalah salah satu petugas dari Bawaslu yang akan menverifikasi 2363 orang dengan 9 partai politik se-Kabupaten Probolinggo.
“Untuk hari ini saya bisa menverifikasi sekitar 20 orang. Itu harus ketemu langsung ke orangnya,†jelasnya.
Salah satu kejadian unik yang dialami oleh Fauzi adalah saat datang ke setiap orang yang diverifikasi akan berhadapan dengan adat ketimuran.
“Kalau kita datang bertamu ke orang itu biasanya kita disuguhi kopi. Itu dalam tradisi orang desa harus diminum. Karena kalau tidak diminum dianggap tidak menghargai. Bayangkan kalau tiap hari ada sepuluh rumah, ada 10 gelas yang harus diminum. Bahaya juga lambung kita,†jelasnya.