Hadi Margo dalam Kenangan, Agil: Bawaslu Surabaya Sangat Kehilangan
|
Tidak ada yang menyangka begitu cepatnya kepergian Anggota Bawaslu Kota Surabaya, Hadi Margo Sambodo menghadap ilahi. Pada Kamis sekitar jam 08.00 group WhatsApp pengawas pemilu se-Jatim tiba-tiba penuh sesak dengan ucapan duka.
Masih banyak yang bertanya perihal sakit yang dialaminya. Lama tidak ada jawaban. Hingga Ketua Bawaslu Kota Surabaya, Muhammad Agil Akbar menulis dan memberikan kejelasan.
"Innalilahi Wainnailaihi Rojiun. Beliau meninggal dunia sekitar pukul 06.00 dalam perjalanan ke Rumah Sakit Soewandi. Meninggal dalam perjalanan karena serangan jantung. Jadi tidak sempat mendapatkan penanganan dokter," tulisnya
Sebagai sahabat dan kolega, Agil merasa sangat kehilangan atas wafatnya Hadi Margo.
"Mas Hadi Margo sosok yang tegas, berwibawa serta memiliki mental dan pribadi yang kuat. Bawaslu Kota Surabaya sangat kehilangan beliau," kenangnya
Dalam kenangannya, Agil menuturkan bahwa Hadi adalah aktivis dan organisatoris ulung.
"Saat masih menjadi mahasiswa beliau kader Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Unesa. Kemudian juga sebagai Pengurus Biro Presidium GMNI Nasional. Lalu sejak tahun 2013-2015 beliau aktif sebagai Panitia Pengawas Pemilihan Kecamatan di Rungkut," jelasnya.
Atas kepergian Hadi, Aqil berharap permohonan maaf atas segala salah dan khilafnya
"Mohon dimaafkan apabila ada khilaf kata maupun perbuatan. Jenazah dimakamkan di Wonorejo Rungkut Surabaya," pungkasnya