Di Perpustakaan NTB, Ely: Mari Perkuat Literasi Pemilu
|
Anggota Bawaslu Jatim, Nur Elya Anggraini mengungkapkan bahwa pentingnya menumbuh kembangkan literasi pemilu bagi publik untuk menyongsong pemilu 2024. Hal ini ia sampaikan dalam acara Bedah Buku Catatan Orang Dalam yang diselenggarakan Gerakan Permasyarakatan Minat Baca di Aula Perpustakaan Nusa Tenggara Barat, Selasa (25/05/2022).
"Yang juga penting bagi kita semua adalah bersama meningkatkan daya baca publik berkaitan dengan pemilu dan pilkada. Saya senang diundang di forum ini karena ada semangat cinta baca," ungkapnya.
Sebagai narasumber utama dalam bedah buku tersebut, Ely bercerita bahwa buku tersebut diterbitkan agar tidak jatuh pada lubang yang sama.
"Tahun 2024 nanti payung hukum undang-undangnya sama dengan pemilu 2019 dan pilkada 2020. Otomatis kita akan menjalani tahapan yang sama nantinya. Nah, persoalan yang sudah diulas bisa dijadikan sebagai referensi agar proses penyelenggaraan kita semakin baik," jelasnya.
Disisi yang lain, Ketua Gerakan Permasyarakatan Minat Baca (GPMB) NTB, Lalu Usman Ali menuturkan bahwa hingga kini literasi masyarakat Indonesia masih rendah.
"Dari 70 negara yang disurvei oleh Program for Internasional Student Assessment (PISA) yang dirilis oleh Organization for e-Conomic Co-Operation and Development (OECD) tahun 2019 kita berada pada urutan ke 62 sebagai negara yang tingkat literasinya rendah," jelasnya.
Untuk itulah, atas nama Ketua GPMB, Lalu menyampaikan terimakasih atas kehadiran Anggota Bawaslu Jatim ke Lombok.
"Saya ingin menyampaikan rasa terima kasih kepada Ibu Nur Elya Anggraini yang telah bersedia hadir ke Lombok untuk bedah buku Catatan Orang Dalam. Semoga kian meningkatkan kesadaran masyarakat dalam literasi," jelasnya.
Bedah Buku di Lombok dihadiri sekitar 200 peserta yang terdiri dari mahasiswa se-Mataram, aktivis sosial dan aktivis organisasi mahasiswa.