Di KAHMI Malang, Bagja; Bawaslu sebagai Katalisator Pengawasan Pemilu
|
Ketua Bawaslu Republik Indonesia, Rahmat Bagja menyampaikan bahwa Bawaslu sebagai katalisator pengawasan pemilu. Ia mengajak mahasiswa dan alumni HMI untuk menjadi bagian dari pengawasan partisipatif. Hal ini ia sampaikan dalam Diskusi Penguatan Demokrasi dan Pemilu dengan tema Memperdalam Demokrasi dan Pengawasan Publik, yang diselenggarakan oleh Majelis Daerah Kota Malang Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam, Rabu (20/07/2022)
“Saya mengajak mahasiswa dan alumni untuk menjadi bagian dari pengawasan partisipatif. Agar nanti kita semua bisa memahami realitas politik yang sebenarnya. Pemilu itu bukan hanya nanti pada 14 Pebruari 2024, tapi sudah dimulai sejak Juni 2022 dulu. Ayo awasi tahapannya, bahkan juga penyelenggaranya. Kita wujudkan demokrasi yang esensial †ungkapnya.
Bagi Bagja, perjumpaan terbaik kelompok Cipayung berada di penyelenggara pemilu.
“Penyelenggara pemilu ini adalah sebenarnya pertemuan kelompok Cipayung. Bahkan kita punya program namanya Sekolah Kader Pengawas Pemilu (SKPP) itu esensinya juga untuk menyatukan kelompok Cipayung,†terangnya.
Untuk itu, bagi Bagja, penguatan demokrasi itu perlu dilakukan dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI).
“Penguatan demokrasi dilakukan dengan pengawasan publik oleh mahasiwa dan kita semua. Beberapa waktu yang lalu kami juga memiliki program Bawaslu Mendengar. Itu sebagai cara kami untuk berkolaborasi dalam menguatkan pengawasan pemilu,†jelasnya.
Dalam kesempatan itu pula, Bagja mengajak peserta yang hadir dalam diskusi tersebut untuk menjadi pemantau pemilu.
“Sekarang kami sedang membuka pendaftaran pemantau. Silakan bisa mendaftar untuk menjadi pemantau pemilu 2024,†pungkasnya.