Lompat ke isi utama

Berita

Di Blitar, Ely Luncurkan 4 Aplikasi, Salah Satunya Aplikasi Arsip Digital

Di Blitar, Ely Luncurkan 4 Aplikasi, Salah Satunya Aplikasi Arsip Digital

Inovasi dan digitalisasi pengawasan terus ditingkatkan. Koordinator Divisi Hubungan Masyarakat, Nur Elya Anggraini, Jumat (04/12) meluncurkan 4 aplikasi pengawasan dari Bawaslu Blitar. 4 Aplikasi dimaksud adalah Cek Daftar Pemilih Tetap (DPT) 2020, Buku Saku Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS), Panduan Pemungutan dan Penghitungan Suara (Putung), dan Sistem Pengarsipan (SIP) Balitar. Peluncuran ini ditandai dengan pemutaran video berisi penjelasan 4 aplikasi dimaksud.

Ely mengapresiasi kerja dari Bawaslu Kabupaten Blitar. Menurutnya digitalisasi pengawasan bagian dari adaptasi terhadap perkembangan zaman. Dengan digitalisasi, maka akan memudahkan pengawasan.

“Saya sungguh sangat senang. Ini pertama kalinya di Jawa Timur. Bawaslu Kabupaten Blitar punya inisiatif dan inovasi yang baik. Adaptif terhadap situasi terkini. Di masyarakat semua sudah terdigitalisasi. Apa-apa sudah digital dan berbasis handphone,” terangnya.

Menurut Ely, digitalisasi di Kabupaten Blitar sebagai langkah penting untuk memiliki big data pengawasan.

“Dengan semua digitalisasi, kita bisa punya big data pengawasan pemilu dan pilkada. Kalau mau membuka data apapun, kita mudah mengaksesnya. Bawaslu RI misalnya sudah punya Siwaslu. Sekarang sudah era informasi, yang mengusasi informasi akan jadi pemenang,” tambahnya.

Bagi Alumni Universitas Jember tersebut, digitalisasi pengawasan juga akan mencegah transmisi penularan Covid-19.

“Digitalisasi pengawasan ini juga bisa meminimalisasi transmisi Covid-19. Karena interaksi pengawas hanya dengan handphone. Buku manual bisa jadi media transmisi penularan Covid-19. Digitalisasi ini akan menjawab keraguan publik tentang pengawasan pilkada,” jelasnya

Perempuan kelahiran Bangkalan ini mengajak Pengawas TPS se-Blitar untuk mengunduh 4 aplikasi tersebut.

“Mari kita sambut inovasi ini dengan riang gembira dan dengan baik. Caranya gimana? Di unduh aplikasinya di handphone,” terangnya.

Yang paling menarik perhatian Ely adalah sistem kearsipan Blitar.

“Aplikasi ini baru di Blitar yang ada. Saya sangat apresiasi. Dengan digitalisasi, usianya bisa ratusan tahun,” terangnya.

Sementara itu, Ketua Bawaslu Kabupaten Blitar, Abdul Hakam mengungkapkan bahwa 4 aplikasi yang diluncurkan tersebut bertujuan untuk memudahkan kerja pengawasan pilkada. Khususnya untuk Pengawas TPS.

“Kalau buku panduan manualnya ketinggalan misalnya, maka bisa langsung melihat di handphone tentang petunjuk pengawasan di TPS pada 09 Desember nanti. Kalau SIP Balitar ini memang hanya Bawaslu Kabupaten Blitar yang bisa mengaksesnya,” pungkasnya.

toast

Media Sosial

news

Lokasi Bawaslu Provinsi

tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle
tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle