Desa Miliarder Jadi Desa Anti Politik Uang Pertama di Gresik
|
Seringkali kita mendapatkan suguhan analisa bahwa politik uang akan tinggi beririsan dengan daya ekonomi yang sulit. Lalu apa jadinya bila “desa miliarder†di Gresik yang viral karena sang kepala desa memiliki mobil dinas layaknya gubernur ini turut serta bersuara untuk menolak politik uang? Tentu saja akan berpikir dua kali pihak yang menggunakan politik uang karena berhadapan dengan penduduk yang berkecukupan.
Di lokasi Wisata Setigi, Desa Sekapuk Gresik, Kecamatan Ujung Pangkah Gresik atau juga yang dikenal desa miliarder inilah Koordinator Divisi Pengawasan dan Sosialisasi Bawaslu RI, Moh Afifuddin mengukuhkan desa anti politik uang, Rabu Sore (21/10). Menurutnya, politik uang bukan sedekah dan amal jariyah.
“Politik uang bukan sedekah. Bukan amal jariyah. Memilih pemimpin tidak boleh karena uang,†ungkapnya
Menurut Afif, politik uang itu tidak akan membuat penerimanya kaya.
“Jika dalam praktek pilkada dikasih uang 100 ribu, maka bila dikalkulasi dalam 5 tahun setiap hari hanya 55 rupiah sehingga yang menerima politik uang tidak akan kaya,†terang Afif
Sementara pada sisi lainnya, Afif menilai bahwa Sekapuk telah bangkit menjadi desa maju. Dari yang awalnya menjadi desa miskin kini telah menjadi desa miliarder. Wisata Setigi yang awalnya tempat sampah, kini jadi wisata.
“Desa yang dipimpin oleh Pak Halim (kepala desa sekapuk, red) ini luar biasa. Dari desa miskin menjadi desa miliarder. Pegawai Bumdesnya yang semula di gaji 300 ribu berubah 3 juta. Punya mobil dinas juga,†tuturnya.
Dengan dikukuhkannya Sekapuk sebagai desa anti politik uang, Afif berharap bahwa pilkada di Gresik berjalan dengan baik.
“Untuk Jawa Timur, Desa Sekapuk ini pertama kali saya datangi. Semoga pemilihan di Gresik berjalan jujur dan adil,†tuturnya.
Pengukuhan Sekapuk sebagai desa anti politik uang ditandai dengan pemukulan gong oleh Afifuddin yang dilanjutkan dengan penandatanganan dan penyerahan piagam kepada Kepala Desa Sekapuk, Abdul Halim.
Pada sisi lain, Abdul Halim menyampaikan terimakasih kepada jajaran Bawaslu dari RI hingga Bawaslu Gresik yang telah mempercayai Sekapuk sebagai desa anti politik uang.