Bawaslu se-Jatim Siap Divaksin Kapan Saja
|
Bawaslu Jatim merespon baik vaksinasi yang dimulai oleh Presiden Joko Widodo pada Rabu, 13 Januari lalu. Ketua Bawaslu Jatim, Moh Amin menyampaikan pengawas pemilu di Jawa Timur siap divaksin kapan saja sebagai ikhtiar dan bagian kewajiban menanggulangi pandemi di bumi pertiwi. Hal ini ia sampaikan via saluran whatsapp Selasa (19/01)
“Secara prinsip kami siap untuk divaksin kapan saja. Bawaslu Jatim berkewajiban untuk menyukseskan program vaksinasi yang dilakukan oleh pemerintah,†terangnya
Amin menuturkan pasca 7 hari vaksinasi pertama yang dilakukan Presiden dapat dilihat tidak ada kejadian khusus yang membahayakan. Vaksin terbukti aman dan halal.
“Pasca 7 hari setelah divaksin, ternyata tidak ada kejadian khusus. Untuk itu yakinlah bahwa vaksinasi dilakukan untuk keselamatan rakyat agar segera bebas dari pandemi. Semoga Allah melindungi dan menyelamatkan bangsa Indonesia,†tambahnya
Sebagai komitmen dari Bawaslu Jatim, Amin menghimbau pengawas pilkada di seluruh Jawa Timur untuk turut serta menyosialisasikan vaksinasi.
“Kami menghimbau agar pengawas pilkada dan staf se-Jawa Timur turut menyukseskan vaksinasi Covid-19 dan menyosialisasikan kepada masyarakat dengan membuat meme, twibbon ajakan untuk siap divaksin kapan saja,†tambahnya
Amin memberikan alasan untuk siap divaksin kapan saja dikarenakan tahapan untuk program ini masih cukup lama.
“Kenapa saya sebut kapan saja? vaksinasi ini tidak akan selesai dalam waktu singkat. Untuk itu, kita katakan kapan saja Bawaslu se-Jawa Timur mendukung dan siap divaksin. Tidak minta didahulukan,†jelasnya
Tentu saja, Amin memberikan catatan bahwa kesiapan keluarga Bawaslu Jatim sesuai dengan keterpenuhan syarat yang berlaku.
“Bagi yang dinyatakan untuk memenuhi syarat vaksinasi, maka kami siap divaksin Covid-19 kapan saja,†tambahnya
Secara umum Amin memberikan gambaran, bahwa meski tugas pokok Bawaslu adalah mengawal demokrasi, tetapi terhadap vaksinasi yang dicanangkan oleh pemerintah, Bawaslu Jatim menyambut dengan baik dan antusias.
“Sejak awal kami telah membuat gerakan masker serentak sebagai simbol bahwa lembaga kami melakukan pencegahan Covid-19. Ketika vaksin akhirnya dimulai, kami menyambut baik. Semoga ikhtiar ini bersama dengan ridha Allah,†pungkasnya.