Bawaslu Nganjuk Rangkul Disabilitas untuk Pengawasan Partisipatif Pemilu 2024
|
Setelah Pasuruan dan Magetan, kini Bawaslu Nganjuk yang merangkul disabilitas. Bedanya di Nganjuk yang dirangkul asuhan dari Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Anak (Dinsos PPPA) yang diajak dalam pengawasan partisipatif, Kamis (16/06/2022).
Selain sosialisasi, Bawaslu Nganjuk juga melakukan penandatanganan nota kesepahaman dengan Dinsos PPPA dalam Pengawasan Partisipatif Pemilu 2024. Ketua Bawaslu Nganjuk Abdul Aziz menuturkan bahwa partisipasi penyandang disabilitas penting dalam pengawasan.
“Penyelenggaraan pemilu tidak lepas dari peran serta dari semua elemen. Termasuk salah satunya adalah kelompok disabilitas, maka dari itu harapannya kami mengajak kelompok disabilitas untuk terlibat aktif menjadi pengawas partisipatif,†ujarnya.
Senada dengan itu, Anggota Bawaslu Jatim, Muh Ikhwanudin Alfianto juga mengajak keterlibatan aktif penyandang disabilitas dalam pengawasan partisipatif.
"Di tengah keterbatasan, penyandang disabilitas ini memiliki semangat yang tinggi dan besar dalam pengawasan partisipatif. Maka dari itu ayo berperan dan terlibat melakukan pengawasan," tuturnya.
Di lain pihak, Kepala Dinsos PPPA Nganjuk Nafhan Thohawi menyampaikan apresiasi dan terimakasih kepada Bawaslu Kabupaten Nganjuk yang turut memperhatikan kelompok penyandang disabilitas.
"Terimakasih kepada Bawaslu Nganjuk yang memberikan perhatian bagi penyandang disabilitas untuk memiliki peran yang sama dalam pengawasan pemilu," pungkasnya.
Hadir dalam sosialisasi tersebut, Anggota Bawaslu Jatim, Muh Ikhawanudin Alfianto, Ketua Bawaslu Nganjuk
Abdul Aziz, Anggota Bawaslu Nganjuk, Fina Luthfiana, Saifil Anam dan Kepala Dinas Sosial PPPA Nganjuk Nafhan Thohawi, Sekretaris Dinas Sosial, Sri Soebekti dan Kepala Bidang Trisno Susilo