Bawaslu Kabupaten Mojokerto Merawat Alumni SKPP dengan Cangkir Antik
|
Tumbuh kembang kader pengawas partisipatif terus dirawat oleh Bawaslu. Kali ini Bawaslu Kabupaten Mojokerto melaksanakan kegiatan Cangkruan Mikir Persoalan Politik (Cangkir Antik) bersama dengan Forum Kader Pengawas Partisipatif (Forkapp), Sabtu (4/12/2021)
Koordinator Divisi Pengawasan dan Hubungan Antarlembaga Bawaslu Kabupaten Mojokerto, Afidatussholikha menuturkan pertemuan antara Bawaslu dan alumni Sekolah Kader Pengawas Partisipatif (SKPP) tersebut untuk mendalami materi saat SKPP hingga membentuk kepengurusan Forkapp.
“Cangkir Antik merupakan bagian dari kegiatan Forkapp dan Bawaslu yang dilaksanakan setiap 1 bulan sekali. Nantinya sahabat-sahabat Forkapp akan memilih tema diskusi, kami akan membantu mencarikan narasumber. Audiensnya tidak hanya internal, bisa mengikutsertakan alumni SKPP dari daerah lain," terangnya
Afidah menambahkan Forkapp juga memanfaatkan media sosial untuk melakukan sosialisasi pengawasan partisipatif.
“Secara berkelanjutkan nanti akan mengunggah konten yang bertujuan mengedukasi masyarakat terkait pilkada, pemilu dan demokrasi. Konten itu akan diunggah setiap 1 minggu sekali. Baik melalui akun lembaga maupun akun pribadi anggota Forkapp,†tambahnya.
Yang menarik, kegiatan Forkapp hari ini juga bersamaan juga dengan Memorandum of Understanding (MoU) antara Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Mojokerto dan Dewan Pengurus Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) dengan Bawaslu Kabupaten Mojokerto.
Ketua Bawaslu Kabupaten Mojokerto, Arif Fakhrudin Asy’at menuturkan kerja sama tersebut untuk menguatkan pengawasan partisipatif.
"MoU ini dalam rangka meningkatkan pengawasan partisipatif. Kita berharap sinergitas dari organisasi kemahasiswaan untuk membantu kegiatan Bawaslu dalam membumikan pengawasan pemilu," pungkasnya.