Bawaslu Jatim Perkuat Pencegahan Kekerasan Seksual di Lingkungan Kerja
|
Bawaslu Provinsi Jawa Timur terus memperkuat komitmennya dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman dan adil melalui upaya pencegahan kekerasan seksual di tempat kerja. Salahnya lewat diskusi daring dengan tema Memahami Kekerasan Seksual dari Kacamata Gender, pada Selasa, 5 Mei 2026.
Anggota Bawaslu Jatim, Nur Elya Anggraini mengungkapkan bahwa kekerasan seksual memang perlu dilihat dari perspektif gender. Mengingat bahwa ada normalisasi candaan yang sebenarnya berakar pada relasi kuasa yang tidak seimbang.
”Bentuk-bentuk yang kerap terjadi seperti catcalling, guyonan bermuatan seksual, hingga sentuhan fisik tanpa persetujuan yang sering dianggap biasa. Padahal, tindakan tersebut dapat menimbulkan ketidaknyamanan dan termasuk dalam kategori kekerasan seksual,” ungkapnya
Melalui diskusi daring yang dilakukan dengan melibatkan 38 Bawaslu Kabupaten/Kota se-Jawa Timur itu diharapkan pengawas pemilu memiliki kepekaan terhadap korban serta mampu bersikap adil tanpa menyalahkan korban.
”Semoga ada perubahan lingkungan kerja agar lebih aman dan inklusif. Bawaslu Jatim dapat menjadi contoh dalam menciptakan budaya kerja yang menghormati martabat setiap individu serta bebas dari segala bentuk kekerasan seksual,” pungkasnya
Penulis: Ach. Taufiqil Aziz
Fotografer: Citra Saktian