4 Hari di Jakarta, Bawaslu Banyuwangi Persiapan Sidang MK Saat PPKM
|
Tanggal 26 Januari 2021 Bawaslu Banyuwangi dijadwalkan sidang pertama perselisihan hasil pilkada (PHP) di Mahkamah Konsitusi (MK). Dalam suasana Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) se-Jawa Bali, perjuangannya tambah kompleks. Bagaimana ceritanya? Berikut reportasenya.
Koordinator Divisi Hukum, Hubungan Masyarakat dan Data Informasi Bawaslu Banyuwangi, Hasyim Wahid mengaku telah 4 hari berada di Jakarta untuk persiapan PHP. Ia bercerita, menyiapkan bahan sidang saat kegiatan dibatasi membuat dirinya dan tim harus menyiapkan kekuatan fisik dan mental.
“Persiapan fisik maupun mental sebelum berangkat ke Jakarta. Kami benar-benar menghitung. Karena Jakarta masih dalam PPKM. Jadi kami rapid antigen, bawa alat pelindung diri lengkap, baju lengan panjang, Vitamin C yang banyak. Karena kami khawatir di Jakarta nanti pusat perbelanjaan tutup karena kegiatan sedang dibatasi,†tuturnya via saluran Whatsap Rabu (20/01).
Hasyim mengaku berada di Jakarta untuk memudahkan koordinasi dengan Bawaslu RI. Ia memilih penginapan yang strategis.
“Sebelum berangkat, kami maping area. Cari penginapan yang dekat dengan kantor Bawaslu RI. Karena harus sering koordinasi ke Bawaslu RI. Kami maping area yang dekat warteg, warung kopi, tukang foto copy, kantor pos, untuk kepentingan penggandaan dokumen dan leges,†tambahnya
Tiap hari tensi kesibukan kian meningkat. Hasyim menceritakan bahwa dari pagi bertemu pagi untuk menyiapkan berkas di penginapan. Meski satu lokasi dengan Bawaslu Lamongan, ia mengaku belum pernah ketemu.
“Persiapan berikutnya adalah menyiapkan materi dan bukti yang nantinya menjadi keterangan tertulis kita di MK. Harus memahami betul pokok permohonan. Aktivitas hampir 24 jam. Kalau tidak ke Bawaslu RI, ya di kamar mengerjakan revisi keterangan tertulis. Kita full konsentrasi mengerjakan pokok keterangan tertulis,†tambahnya
Ia menambahkan, tempatnya menginap telah menjadi ruang kantornya di Jakarta.
“Kamar itu seluruhnya menjadi hamparan kertas, berkas, printer, dan kalau ngomong tidur sudah 2 hari ini kami sampai tembus pagi tidak tidur,†tambahnya
Beruntung cerita Hasyim, di tengah intensitas meninggi masih didampingi oleh Bawaslu Jatim.
“Untunglah kemudian kita disini didampingi oleh Pak Koordinator Divisi Hukum dan Data Informasi Bawaslu Jatim sehingga kami merasa tidak sendiri. Itu menjadi salah satu energi dan sumber kekuatan kami, â€terangnya
Bagi Hasyim, sidang di MK dalam situasi pandemi adalah pengalaman yang luar biasa.
“Pangalaman luar biasa. Solusinya adalah kekompakan tim, perbanyak inisiatif, koordinasinya harus cepat dan tepat,†pungkasnya.