Mengelola Krisis Kepercayaan Publik, Endah Minta Cepat, Transparan dan Investigasi Akar Masalah
|
Anggota Bawaslu Jatim, Dwi Endah Prasetyowati meminta pengawas pemilu se-Jawa Timur untuk merespon cepat, transparan dan melakukan investigasi atas akar masalah bila diterpa krisis kepercayaan terhadap Bawaslu.
Hal ini ia sampaikan saat membuka acara Cangkruan Demokrasi yang ke-14, pada Senin, 20 Oktober 2025 secara daring.
”Dalam melakukan tugas dan fungsi mengawasi pemilu dan pemilihan, Bawaslu harus siap bila menghadapi krisis kepercayaan oleh publik. Dalam mengelola krisis, respon cepat itu penting dilakukan. Jangan sampai isu berkembang liar tanpa klarifikasi yang tepat dari kita,” ungkapnya via daring di Kantor Bawaslu Jatim.
Selain kecepatan respon, Endah juga mendorong transparansi data dan informasi.
”Transparansi data akan menunjukkan bahwa lembaga ini bekerja berdasarkan fakta, bukan persepsi. Semakin kita terbuka akan kian baik bagi lembaga kita” tambahnya.
Lebih jauh, Koordinator Divisi Humas dan Data Informasi Bawaslu Jatim ini meminta pengawas pemilu untuk melakukan investigasi dan perbaikan mendasar terhadap persoalan yang dihadapi.
”Apa masalahnya dan bagaimana solusinya. Ini harus disampaikan secara cepat, tepat dan dan transparan. Semakin baik kita mengelola krisis akan semakin bagus pula kita akan menjaga kepercayaan publik,” pungkasnya