Massifkan Literasi Politik, Bawaslu Jatim Bagi 3 Buku ke 38 Bawaslu Kabupaten/Kota
|
Ada yang berbeda dari supervisi dan monitoring yang dilakukan oleh Bawaslu Jatim pada tanggal 9-11 Juli 2025 lalu. Yakni membagikan 3 buku kepada masing-masing kabupaten/kota se-Jawa Timur.
Tiga buku antara lain berjudul Merawat Daulat Rakyat (Digitalisasi Pengawasan sebagai Ikhtiar Membangun Literasi Politik), Mengawasi Demokrasi dan buku berjudul Bawaslu Mengawasi.
Ketua Bawaslu Jatim, A. Warits mengungkapkan bila penyebaran buku ke seluruh Kabupaten/Kota sebagai upaya untuk memaksimalkan literasi politik.
“Buku yang disebarkan ke Kabupaten/Kota itu merupakan pengalaman langsung mengawasi Pemilu dan Pilkada 2024. Jadi setiap catatan peristiwa dalam buku tersebut mengungkap sisi-sisi yang belum banyak diketahui oleh publik. Makanya kami sebarkan ke Kabupaten/Kota,†ungkapnya
Alumni Pondok Pesantren Tebuireng ini mengungkap bahwa setiap Kabupaten/Kota memiliki jaringan beragam dan potensial dapat memperkuat literasi politik.
â€Setiap Bawaslu di daerah atau Kabupaten/Kota itu ada yang MoU dengan kampus, lembaga pendidikan, organisasi kemasyarakatan, organisasi kepemudaan. Jadi dengan jaringan yang banyak itu, harapannya bisa menularkan dan meningkatkan literasi politik ke berbagai organisasi, lembaga dan komunitas,†ungkapnya
Warits berharap bahwa dengan adanya buku-buku di tingkat Kabupaten/Kota dapat dijadikan bahan kajian dan diskusi.
â€Semakin banyak yang melakukan kajian tentang demokrasi maka akan semakin baik. Buku yang diberikan kepada kabupaten/kota harus dikritik untuk menghasilkan suatu rekomendasi yang lebih baik lagi. Minimal dibaca dan dijadikan salah satu referensi buku di Pojok Pengawasan, †pungkasnya