Hasyim Wahid dalam Kenangan; Ramah dengan Senyum Khas yang Meninggalkan Podcast
|
Anggota Bawaslu Banyuwangi, Hasyim Wahid wafat secara tiba-tiba pada tanggal 13 September 2021, pukul 07.00 pagi. Kepergiannya menghadap gusti Allah meninggalkan kenangan mendalam bagi koleganya.
Koordinator Divisi Hubungan Masyarakat, Nur Elya Anggraini menuturkan bahwa Wahid Hasyim dikenal sebagai sosok yang humble.
“Mas Hasyim itu sangat humble. Walaupun senior, beliau tidak menggurui. Senyumnya khas banget. Pernah suatu waktu, air muka saya agak mengkerut, mas Hasyim japri tanya kenapa begitu,†tuturnya.
Diantara keramahan Hasyim, tutur Ely adalah kesediaannya menyambut pengawas pemilu saat ada kegiatan di Banyuwangi.
“Kalau ke Banyuwangi pasti diajak ke rumahnya. Rumahnya itu idaman saya. Mas Hasyim sangat welcome. Beliau tahu kalau saya suka kucur gula aren. Nyaris tiap ke Banyuwangi beliau mengajak beli kucur,†jelasnya.
Ely bercerita beberapa hari sebelum wafatnya, Hasyim serius menggarap podcast.
“Mas Hasyim bilang begini, saya ingin rancangan podcast sebaik-baiknya. Waktu itu lampunya masih satu. Saya kira ini peninggalan podcast terbaik se-Jatim. Karena milik Bawaslu provinsi saja tidak begitu. Semoga ditradisikan oleh teman-teman Bawaslu Banyuwangi,†jelasnya.
Soal keramahan dari Hasyim Wahid juga diceritakan oleh Ketua Bawaslu Kabupaten Blitar, Abdul Hakam.
“Kalau berjumpa selalu menyapa dan menanyakan kabar. Selalu dengan senyum. Ketika ada kegiatan di Banyuwangi, banyak yang singgah di rumah Pak Hasyim. Dijamu dengan ramah. Rumahnya damai. Semoga Pak Hasyim juga damai di dalam kuburnya,†ungkapnya.
Majmu’ Syaif, Inspirasi dan Ketenangan
Kepergian Hasyim meninggalkan tangis. Ketua Bawaslu Kota Pasuruan, Anas Muslimin menceritakan bahwa Hasyim Wahid ternyata sering membawa Majmuk Syarif. Kumpulan doa dan bacaan ringkas.
“Saya jarang menangis kalau orang meninggal. Tapi saat Pak Hasyim wafat, saya menangis. Beliau sering mengaji Majmu' Syarif. Saya tanya untuk apa, beliau jawab untuk sangu di akhirat,†tuturnya.
Bagi Anas, Hasyim Wahid adalah sosok yang menginspirasi.
“Beliau kalau rapat redaksi buletin di Surabaya itu selalu naik kereta. Kadang harus minum obat tiap perjalanan. Tapi beliau selalu menunjukkan semangat. Kalau rapat serius, tapi kalau di luar bisa guyon. Beliau menginspirasi saya,†jelasnya.
Semangat yang teguh dan inspirasi yang tampak itu, menurut Ketua Bawaslu Kota Malang, Alim Musthofa berasal dari ketenangan dalam dirinya.
“Ibarat danau, beliau menampung banyak hal. Dari luar tampak tenang. Itu karena telah berhasil diolah di dalam dirinya. Walaupun di tembak, dia akan diam. Baru setelah dinetralisir dia akan keluarkan. Dia aktivis yang bisa melakukan perubahan sosial,†tambahnya.
Atas ketenangannya itu, menurut Ketua Bawaslu Bangkalan, Ahmad Mustain Saleh, bahwa yang keluar dari dirinya adalah nasehat bermutu.
“Nasehatnya daging semua pada kita sehingga bisa diterima,†ujarnya.
Bahkan menurut Anggota Bawaslu Sidoarjo, ketenangan dalam dirinya ini membuatnya tidak menonjolkan kalau dirinya hebat.
“Beliau tidak banyak bicara. Tidak menonjolkan kalau hebat. Saya bersyukur kenal sama beliau. Rindu senyumnya,†pungkas Jamil.