DHS ke-10, Tenaga Ahli Bawaslu RI Sampaikan 5 Catatan Perbaikan Pengawasan Tungsura
|
Tenaga Ahli (TA) Bawaslu RI, Iji Jaelani menyampaikan 5 catatan yang perlu terus diperbaiki dalam administrasi hasil pengawasan pemungutan dan penghitungan suara pemilu dan pilkada.
Hal ini ia sampaikan saat mengisi Diskusi Hukum Selasa (DHS) seri ke-10 Bawaslu Jatim, pada 11 November 2025 secara daring.
”Kita perlu efektifitas dari kerja pengawasan pemungutan dan penghitungan suara di TPS,” ungkapnya
Selanjutnya, menurut Iji adalah menguatkan perspektif hukum yang berkepastian dan berkeadilan. ”Baik itu dalam kebijakan, tindakan dan budaya hukum kita,” tambahnya
Yang ketiga, Iji mendorong adanya penguatan kapasitas SDM secara massif.
”Terutama di tingkat TPS. Karena pengawas TPS ini akan menentukan bagaimana hasil pengawasan pemilu dan pemilihan,” tambahnya
Iji juga mendorong adanya modernisasi infrastruktur dan teknologi. ”Harus kita akui bahwa keberadaan teknologi informasi ini tidak bisa dipisahkan dengan kita di zaman 4.0. Makanya perlu dimaksimalkan dalam penguatan pengawasan pemilu dan pilkada,” tambahnya.
Tidak hanya itu, ia juga mendorong adanya kolaborasi multi-staholders. ”Kami harap kolaborasi antara pengawas pemilu dengan pihak-pihak lain perlu terus ditingkatkan agar kerja pengawasan kita lebih baik,” pungkasnya