Bawaslu Kota Mojokerto Kerjasama dengan Cabang Dinas Pendidikan Demi Pengawasan Partisipatif
|
Pemuda yang melakukan pengawasan partisipatif akan meneguhkan daulat rakyat dalam demokrasi. Untuk itulah Bawaslu Kota Mojokerto menjalin kerjasama dengan Cabang Dinas Pendidikan wilayah Kabupaten dan Kota Mojokerto dengan menyasar pada siswa Sekolah Menegah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), Selasa (4/5)
Ketua Bawaslu Kota Mojokerto, Ulil Abshor mengungkapkan bahwa kerjasama bertujuan meningkatkan pengawasan partisipatif pada siswa SMA dan SMK.
“Alhamdulillah dipenghujung Ramadhan bisa kerjasama dengan Dinas Pendidikan. Ini tindak lanjut program Bawaslu RI berupa pengembangan pusat pengawasan partisipatif. Kami menyasar siswa SMA dan SMK di Kota Mojokerto,†terangnya.
Pilihan melibatkan siswa untuk pengawasan partisipatif, menurut Ulil dikarenakan segmentasi ini secara kuantitas cukup besar.
“Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS), ada sekitar 13 ribu remaja dengan rentang usia 16 sampai 18 tahun di Mojokerto yang menempuh pendidikan di jenjang SMA dan SMK,†terangnya.
Potensi yang besar ini, tambah Ulil diharapkannya bisa memahami pengawasan partisipatif.
“Diharapkan mereka memahami demokrasi melalui pendidikan pengawasan partisipatif sehingga pemilu 2024 bisa kita sukseskan bersama sama,†pungkasnya.
Diketahui bahwa penandatanganan kerjasama diletakkan di Kantor Bawaslu Kota Mojokerto. Dihadiri pula Anggota Bawaslu Kota Mojokerto lainnya. Antara lain, Dian Pratmawati dan Indrias Kristiningrum.