Bawaslu Kabupaten Probolinggo Kembangkan Pengawasan Partisipatif di Unuja
|
Kiprah santri terhadap negeri memang tidak diragukan lagi. Keberadannya turut menentukan terhadap jalannya demokrasi. Untuk itulah, Bawaslu Kabupaten Probolinggo bekerja sama dengan Universitas Nurul Jadid (Unuja) meluncurkan Sekolah Demokrasi dan Wawasan Kebangsaan, Rabu (18/09) secara hybrid.
Ketua Bawaslu Kabupaten Probolinggo, Fathul Qorib mengungkapkan bila Sekolah Demokrasi dan Wawasan Kebangsaan tersebut bagian dari cara untuk mengembangkan pengawasan partisipatif.
“Peluncuran Sekolah Demokrasi dan Wawasan Kebangsaan tersebut adalah inovasi dan terobosan Bawaslu untuk mengembangkan pengawasan partisipatif,†terangnya
Setelah diluncurkan siang tadi, Cak Qorib menungkapkan bila nanti akan dilanjutkan dengan 14 tatap muka dengan sasaran mahasiswa dari Unuja.
“Pematerinya nanti dari Bawaslu Jatim dan Bawaslu Kabupaten Probolinggo. Ada 14 pertemuan dengan mahasiswa Unuja,†tuturnya.
Sementara itu, Rektor Unuja, KH Abdul Hamid Wahid menyambut baik kerja sama dengan Bawaslu.
“Kerja sama dengan Bawaslu yang kemudian meluncurkan kegiatan ini penting sekali bagi civitas akademika. Terutama mahasiswa Unuja. Mahasiswa ini akan melanjutkan estafet kepemimpinan bangsa ke depan,†jelasnya
Setelah peluncuran yang diselenggarakan di Aula Center Unuja, dilanjutkan dengan Kuliah Tamu oleh Ketua Bawaslu Jatim, Moh Amin dan Anggota Bawaslu Jatim, Aang Kunaifi.