Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Jatim dan BPK RI Entry Meeting Pemeriksaan Interim atas Laporan Keuangan Tahun Anggaran 2025.

Bawaslu Jatim dan BPK RI Entry Meeting Pemeriksaan Interim atas Laporan Keuangan Tahun Anggaran 2025.

Surabaya (8/12), Bawaslu Provinsi Jawa Timur menerima kedatangan Tim Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI dalam rangka pelaksanaan Entry Meeting Pemeriksaan Interim atas Laporan Keuangan Tahun Anggaran 2025. Kegiatan ini menjadi langkah awal dari rangkaian pemeriksaan yang akan berlangsung mulai tanggal 8 hingga 12 Desember 2025.

Dalam pertemuan tersebut, Bawaslu Provinsi Jawa Timur diwakili oleh Kepala Sekretariat beserta jajaran pejabat struktural dan staf terkait. Agenda entry meeting ini meliputi penyampaian tujuan pemeriksaan, ruang lingkup kegiatan, metode kerja, serta kebutuhan data dan dokumen yang akan mendukung proses pemeriksaan interim.

Kepala Sekretariat Bawaslu Provinsi Jawa Timur, Yusuf menyampaikan apresiasi atas kehadiran Tim BPK RI dan menegaskan komitmen Bawaslu dalam mendukung penuh proses pemeriksaan.

“Kami siap menyediakan data, dokumen, dan informasi yang dibutuhkan. Pemeriksaan ini penting untuk memastikan tata kelola keuangan yang transparan dan akuntabel,” ujarnya.

Sementara itu, Tim dari BPK RI menjelaskan bahwa pemeriksaan interim memiliki tujuan untuk menilai kepatuhan, efektivitas pengendalian internal, dan memastikan kesiapan laporan keuangan sebelum pemeriksaan rinci dilakukan. Pemeriksaan interim Laporan Keuangan TA 2025 yang berlangsung selama 5 hari akan difokuskan pada siklus akuntansi signifikan yang mencakup belanja barang/jasa, belanja modal, persediaan, serta pengelolaan BMN non-persediaan.

Selain itu, integrasi data antar sistem seperti SIMAN V2.0 dan SAKTI, kebijakan signifikan 2025, serta tindak lanjut atas rekomendasi tahun sebelumnya juga menjadi bagian penting yang akan ditelaah.

“Pemeriksaan ini kami laksanakan sesuai amanat Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2004 dan Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2006, dengan berpedoman pada Standar Pemeriksaan Keuangan Negara (SPKN) serta Kode Etik BPK. Fokus kami tidak hanya memastikan akuntabilitas Laporan Keuangan, tetapi juga menilai kepatuhan dan efektivitas kinerja dalam pengelolaan keuangan negara,” ungkap Dwi Agustina Hariyati selaku Pengendali Teknis I.

Dengan berlangsungnya entry meeting ini, diharapkan proses pemeriksaan dapat berjalan lancar dan menghasilkan rekomendasi yang konstruktif bagi peningkatan tata kelola keuangan di lingkungan Bawaslu Provinsi Jawa Timur.

Tag
#ayo awasi
#bawaslu jawa timur
#salam awas
toast

Media Sosial

news

Lokasi Bawaslu Provinsi

tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle
tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle