Afif Harap Nilai Pengawasan Jadi Cara Pandang Banyak Pihak
|
Bawaslu terus bergerak meningkatkan partisipasi masyarakat dan indeks demokrasi. Lewat akun instagramnya pada Sabtu (22/05) Koordinator Divisi Pengawasan dan Hubungan Antar Lembaga Bawaslu, Mochammad Afifuddin berharap nilai pengawasan menjadi cara pandang banyak pihak.
“Sekolah Kader Pengawas Pemilu Partisipatif (SKPP) adalah salah satu rangkaian usaha Bawaslu membumikan nilai pengawasan serta menjadikan nilai-nilai pengawasan seperti anti politik uang, anti politisasi SARA, dan anti menyebarkan berita bohong sebagai cara pandang, perspektif semakin banyak pihak,†terangnya.
Afif melanjutkan bahwa SKPP akan dilanjutkan tahun 2021.
“Kami memastikan program tahun ini siap berjalan. Kami bersilaturahim dan halal bihalal. Semoga semua sesuai rencana dan niat baik. Semangat tak boleh padam, bergeliat bergerak senantiasa,†tambahnya.
Sementara itu, sebagaimana dilansir oleh laman website Bawaslu RI, Afif menuturkan bahwa pihaknya akan bekerjasama dengan banyak lembaga untuk membumikan nilai pengawasan.
“Kami akan merangkul banyak lembaga dalam pengawasan partisipatif,†ujarnya.
Pola kerjasama ini menjadi niscaya dan penting diwujudkan, mengingat menurut Alumni Pondok Pesantren Nahrul Ulum Mojokerto ini bahwa ada lembaga yang memiliki banyak relawan.
“Ketika silaturrahim ke Kementerian Agama beberapa waktu lalu, ternyata memiliki ribuan penyuluh agama. Ini bisa membantu menjelaskan pengawasan partisipatif kepada masyarakat luas sehingga jadi cara pandang bersama,†pungkasnya.
Diketahui bahwa Rapat Koordinasi Pusat Pendidikan Pengawasan Pemilu Partisipatif tahun 2021 diselenggarakan di Jakarta. Diikuti secara daring oleh Bawaslu se-Indonesia. Acara tersebut juga dikemas dengan Halal Bihalal.