Untuk menyemarakkan literasi politik, Bawaslu Jatim mengagendakan bedah buku tentang demokrasi dan kepemiluan se-Jawa Timur. Ketua Bawaslu Jatim, A. Warits menuturkan bahwa literasi tentang demokrasi masih belum merata.
Anggota Bawaslu Jatim, Dwi Endah Prasetyowati mengingatkan Bawaslu di 38 Kabupaten/Kota se-Jawa Timur untuk tetap meningkatkan keterbukaan informasi publik di saat tidak ada tahapan pemilu dan pilkada.
Ada yang berbeda dari supervisi dan monitoring yang dilakukan oleh Bawaslu Jatim pada tanggal 9-11 Juli 2025 lalu. Yakni membagikan 3 buku kepada masing-masing kabupaten/kota se-Jawa Timur.
Demi meningkatkan nasionalisme, kebangsaan, cinta tanah air, pengabdian kepada negara dan ketaatan ideologi Pancasila, keluarga besar Bawaslu Provinsi Jawa Timur setiap hari kerja mendengarkan dan menyanyikan lagu kebangsaan dan Mars Pengawas Pemilu dalam posisi berdiri tegak dan sikap sempurna.