Dari Diskusi ke Karya Tulis: 12 Seri DHS Akan Dibukukan, Ditargetkan Terbit 2026
|
Diskusi Hukum Selasa (DHS) yang telah berjalan sejak Juni 2025 akan dirangkum menjadi karya tulis. Khususnya isi 12 seri diskusi terakhir akan diolah menjadi tulisan hukum bersama jajaran hukum kabupaten/kota. Tulisan ditargetkan terbit pada 2026.
Rencana ini disampaikan Koordinator Divisi Hukum dan Diklat Bawaslu Jatim, Dewita Hayu Shinta, pada Rabu (08/10/2026) di Kantor Bawaslu Jatim.
“DHS ini banyak mengulas isu hukum yang muncul selama Pemilu dan Pilkada 2024. Seluruh rangkaian DHS sudah terlaksana pada September 2026 kemarin, selanjutnya dari 12 seri terakhir itu akan ditulis oleh Bawaslu Provinsi dan Kabupaten/Kota untuk dibukukan,” ungkapnya
Dewita menjelaskan tiga tujuan di balik rencana ini. Pertama, sebagai sarana pembelajaran bersama.
”Inovasi yang dilakukan kabupaten/kota diharapkan dapat direplikasi dengan lebih baik lagi,” ungkapnya
Kemudian yang kedua, sebagai dokumentasi.
”Dengan menuliskan hasil dari DHS, apa yang telah dilakukan dan dibahas memiliki jejak yang terekam dengan baik,” tambahnya
Kemudian yang ketiga, sebagai latihan menulis karya tulis ilmiah bagi Bawaslu Kabupaten/Kota se-Jawa Timur.
”Sebelumnya, jajaran divisi hukum sudah terbiasa menyusun legal drafting. Kali ini mereka belajar menulis karya ilmiah. Hal ini sebagai exercise bagi kita semua,” tambahnya
Alumni Universitas Brawijaya berharap tidak berhenti pada satu karya tulis. Ia menginginkan lahirnya seri-seri berikutnya yang mengangkat pengalaman kabupaten/kota lain.
“Tulisan tentang perjalanan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) misalnya juga kita dorong nanti bisa jadi seri tulisan sendiri,” pungkasnya
Penulis: Acik