Bawaslu Jatim Perkuat Kapasitas Bendahara 11 Satker Baru Lewat Kebab Sakti
|
Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Jawa Timur kembali menyelenggarakan Kajian Kewajiban Bendahara Baru Satuan Kerja Tingkatkan Inteligensi (KEBAB SAKTI) Vol. 1 pada Senin, 09 Juni 2026. Kegiatan yang mengusung tema "Bendahara Andal: Keuangan Tertib, Hasil Optimal" ini digelar secara daring dan diikuti oleh 11 satuan kerja (satker) baru di lingkungan Bawaslu Provinsi Jawa Timur.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala Bagian Administrasi Bawaslu Provinsi Jawa Timur, Lambok Wesly Simangunsong. Dalam sambutannya, Kabag Administrasi menekankan pentingnya pemahaman mendalam bagi seluruh bendahara satker baru terkait tugas dan tanggung jawab mereka, khususnya dalam pengelolaan uang persediaan.
"Para bendahara harus memahami secara detail mulai dari tujuan penggunaan, larangan yang tidak boleh dilakukan, hingga mekanisme pencatatan yang menjadi peran vital dalam tata kelola keuangan," ujar Lambok dalam arahannya.
Lambok berharap melalui kegiatan ini, seluruh peserta, terutama dari 11 satker baru dapat meningkatkan kapasitas dan pemahaman mereka sehingga tidak ada hambatan dalam pengelolaan keuangan ke depan.
Sesi materi disampaikan oleh M. Naufal, staf Bawaslu Provinsi Jawa Timur, yang mengupas secara komprehensif alur pengajuan, penggunaan, hingga pertanggungjawaban uang persediaan sesuai ketentuan dan prosedur yang berlaku. Pemaparan narasumber difokuskan pada aspek kepatuhan dan tertib administrasi keuangan sebagai fondasi dalam mendukung kinerja kelembagaan yang optimal.
Sebagai penutup, kegiatan diakhiri dengan post-test untuk mengukur pemahaman peserta terhadap seluruh materi yang telah disampaikan, sekaligus sebagai bahan evaluasi pelaksanaan kajian.
KEBAB SAKTI Vol. 1 menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Bawaslu Provinsi Jawa Timur dalam membangun sumber daya manusia yang andal di bidang keuangan, guna memastikan pengelolaan anggaran berjalan transparan, akuntabel, dan efisien di seluruh satuan kerja.
Penulis: Alfred