Demi memaksimalkan kerja kehumasan di 38 Kabupaten/Kota, Bawaslu Jatim melakukan evaluasi pemberitaan yang dibagi dalam dua gelombang. Gelombang I diletakkan di Jember, pada 18-19 April 2024. Sementara Gelombang II dilaksanakan di Sumenep pada 29-30 April 2024.

Dalam kesempatan itu, Ketua Bawaslu Jawa Timur, A. Warits berharap bahwa Humas tidak hanya memberikan informasi saja. Tapi juga mampu membangun citra positif lembaga.

“Kalau kita mengacu pada Surat Edaran Bawaslu RI tentang optimalisasi pemberitaan itu standar minimalnya 104 berita satu tahun. Jadi kalau dibagi dalam satu bulan sekitar 8-9 berita. Saya kira tidak cukup disitu. Humas tidak hanya memberikan informasi. Tetapi juga harus mampu menaikkan citra positif lembaga,” ungkapnya

Untuk mencapai hal itu, menurut Warits dibutukan analisa dan strategi yang tepat.

“Humas harus mampu menganalisa setiap informasi tentang Bawaslu. Apa persepsi orang tentang Bawaslu. Kemudian melakukan kontra narasi dan strategi yang tepat dalam mempengaruhi publik bahwa keberadaan Bawaslu sangat penting dalam mengawasi pemilu,” jelasnya.

Alumni Pondok Pesantren Tebuireng ini mendorong konsistensi dalam kerja kehumasan

“Yang paling penting adalah konsistensi. Kita tiap hari bisa menulis status di media sosial dengan mudah. Tentu saja pekerjaan menulis berita ini akan mudah juga kita lakukan. Yang penting sekali lagi adalah konsistensi,” pungkasnya

Dalam rapat koordinasi tersebut disepakati rencana tindak lanjutnya adalah tiap pekan Bawaslu Kabupaten/Kota akan membuat berita dengan minimal 2 berita. Pada akhir pekan Bawaslu provinsi akan melakukan kontroling pendampingan sepanjang diperlukan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Skip to content
Warning: Missing arginfo for clos_ssa_test() in Unknown on line 0