Anggota Bawaslu, Totok Hariyono mengingatkan pengawas pemilu di 38 Kabupaten/Kota se-Jawa Timur untuk mengelola dana hibah Pilkada 2024 sesuai dengan aturan dan kepentingan rakyat. Hal ini ia sampaikan dalam rapat koordinasi Pembinaan dan Penguatan Tata Kelola APBN dan Dana Hibah Pemilihan 2024 pada Bawaslu Kabupaten/Kota se-Jawa Timur yang berlangsung dari 24-27 April 2024.

“Saya tidak akan bosan-bosan untuk mengingatkan Bapak/Ibu semua untuk benar-benar mengelola anggaran sesuai aturan. Komisioner jangan ikut campur urusan keuangan. Sekretariat harus benar-benar mengelola keuangan dengan baik,” ujarnya

Dalam arahannya, mantan Anggota Bawaslu Jatim ini memberikan masukan agar anggaran yang ada banyak digunakan untuk pendampingan dan pembinaan atas kinerja jajaran pengawas pemilu di kecamatan, desa dan TPS.

“Saya harap, porsi anggaran banyak digunakan untuk pendampingan dan pembinaan terhadap pengawas pemilu di bawahnya. Jangan kebanyakan Rakor. Kita harus menguatkan dan mendampingi kerja pengawas TPS, PKD dan Panwascam. Mereka berada di garda terdepan dalam mengawasi demokrasi,” jelasnya

Totok memberikan apresiasi atas review anggaran yang dilakukan dengan mengundang Bawaslu RI.

“Review anggaran hibah seperti ini bagus untuk dilakukan. Karena kita akan tahu mana anggaran yang tepat sasaran dan perlu diperbaiki,” jelasnya

Ia berharap sekecil apapun anggaran hibah Pilkada 2024 harus benar-benar digunakan untuk kepentingan rakyat.

“Jangan pernah beranggapan itu uang kakek nenek kalian. Kalau ada lebihnya jangan diambil. Kembalikan kepada rakyat. Dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat,” pungkasnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Skip to content
Warning: Missing arginfo for clos_ssa_test() in Unknown on line 0