Jelang pemungutan dan penghitungan suara pada Pemilu 2024, Bawaslu melakukan konsolidasi media di Surabaya, Jumat (09/02/2024). Anggota Bawaslu Jatim, Nur Elya Anggraini mengungkapkan bahwa konsolidasi tersebut cukup penting sebagai cara meningkatkan keterbukaan informasi tentang pemilu kepada masyarakat.   

”Ibarat sepak bola, kita sudah berada di 10 menit akhir. Biasanya pertandinganya akan habis-habisan. Untuk itu, Bawaslu perlu kolaborasi dengan media. Karena kita punya spirit yang sama. Yakni mengawasi proses pemilu,” ungkapnya

Sebagai lembaga pemerintah, Ely menuturkan bahwa penyebaran informasi yang diberikan oleh Bawaslu terbatas.

”Dengan adanya teman-teman media, maka informasi tentang pemilu, hasil pengawasan yang dilakukan, pencegahannya dan proses penanganan pelanggarannya akan bisa tersampaikan kepada masyarakat secara lebih luas,” tambahnya

Lewat pertemuan tersebut, Mantan Wartawan dari Jember ini mengingatkan media untuk tidak menayangkan iklan kampanye selama masa tenang.

”Selama masa tenang, ada larangan untuk iklan kampanye. Baik itu aktivitas kampanye, penayangan ulang debat, atau kampanye lainnya yang merugikan atau menguntungkan peserta pemilu. Ini dilarang oleh Undang-undang,” tambahnya

Alumni FISIP Jember ini berharap bahwa pertemuan dengan media bisa meningkatkan pengawasan partisipatif dalam masyarakat.

”Kami berharap lewat pertemuan dengan media partisipasi masyarakat dalam mengawasi semakin baik dan kita bersama bisa menyelenggarakan Pemilu 2024 dengan jujur, adil dan damai,” pungkasnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Skip to content
Warning: Missing arginfo for clos_ssa_test() in Unknown on line 0